Membongkar Paradigma Konservatif dengan Perubahan Global
oleh: Agus Harianto, M.Pd.
Kehidupan di dunia yang serba tidak menentu ini memerlukan
kemampuan untuk menentukan garis lurus agar bisa tertata dan terjamin dari
tercapainya tujuan hidup ini. Jaminan tercapainya tujuan hidup tentu saja tidak
akan pernah bisa dipegang jika kita tidak pernah berusaha keras mengendalikannyanya.
Siapa sebenarnya yang harus dikendalikan? Tentu saja adalah diri kita sebagai
makhluk individu sekaligus makhluk sosial ini. Segala keterbasan yang kita
miliki sebagai manusia akan dengan mudah menyeret kita dan terjerumus pada
kesesatan dalam kehidupan dunia yang sangat fana ini. Menghadapi segala macam
bentuk tersebut manusia memerlukan aturan atau norma agar hidup ini menjadi
jauh lebih tertata dan dapat dilihat sebagai bentuk yang manusiawi.
Keadaan yang tidak tertata dalam segala bentuk akan membawa dampak
fisik maupun moral yang sangat tidak menyenangkan. Bentuk-bentuk
ketidakteraturan dalam sebuah pola tidak akan pernah bisa dihentikan dan akan
terus berjalan sampai ada sebuah sistem baru yang mampu menggungguli keberadaan
sistem sebelumnya. Menggungguli sistem sebelumnya berarti membongkar sebuah
bentuk pembiasaan lama menjadi pembiasaan baru. Pembongkaran pembiasaan inilah
yang sangat sulit dilakukan. Sebagai sebuah contoh jika kita runut sejarah
perkembangan negara kita, betapa sulitnya kita membongkar orde lama menjadi
orde baru. Diperlukan waktu yang panjang untuk melakukan semua sinkronisasi.
Namun demikian tetap bisa terjadi perubahan yang diinginkan.